Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   
Home » , » Uang Saku Atlet Macet Jelang SEA Games 2017

Uang Saku Atlet Macet Jelang SEA Games 2017

Posted by Detik Tribun on Selasa, 11 Juli 2017


Jakarta - SEA Games 2017 Kuala Lumpur digelar sebulan lagi. Namun, uang saku atlet atletik malah belum cair sejak bulan Mei.

Uang Saku Atlet Macet Jelang SEA Games 2017


Bukan hanya uang saku yang masih macet, tunjangan untuk suplemen juga tak muncul sejak bulan yang sama. Begitu pula peralatan yang dibutuhkan untuk mengikuti kejuaraan-kejuaraan sebagai ajang try out. Dengan kondisi itu, Yaspi Boby dkk. berpotensi tampil di SEA Games dengan sepatu spikes lawas. 

Situasi itu menjadi tantangan tersendiri untuk para pelatih. Sebab, mereka harus mampu menjaga fokus para atlet meski belum menerima hak dalam dua bulan terakhir. 

"Untuk latihan kami sudah memasuki masa prakompetisi, ke periode persiapan lomba," kata Eni Nuraini, pelatih pelatnas atletik lari nomor jarak pendek, kepada Detik Tribun.

"Semestinya dalam periode ini atlet tinggal berfokus menuju SEA Games, tapi ada masalah dengan uang saku yang belum cair sejak bulan Mei. Bahkan, saat lebaran mereka tak bawa uang. 

"Sudah begitu suplemen juga tak ada, kalau dapat gaji bisa beli sendiri. Tapi ini kan tidak ada? Saya khawatir sepatu juga baru ada setelah SEA Games selesai. kalaupun diberikan sebelum kompetisi saya khawatir tidak ada waktu untuk beradaptasi dengan sepatu itu," ucap dia.



Selain masalah uang saku, atletik sudah lebih dulu bergulat dengan persoalan jadwal latihan sejak Stadion Madya di Senayan, Jakarta Pusat direnovasi. Boleh dibilang mereka nomaden. 

Sebagian nomor sprinter berlatih di Stadion Rawamangun, Jakarta Timur, sebagian lainnya di GOR Pakansari, Cibinong. Seluruh biaya sewa GOR menjadi beban PB PASI dengan risiko latihan terhambat jika GOR disewa pihak lain. Misalnya saat GOR Pakansari harus menghelat laga PS TNI dengan tim-tim tamu di Liga 1. 

"Kami harus pandai-pandai menyiasati jadwal latihan dengan kondisi itu. Selain itu, kami sebiasa mungkin menjaga fokus atlet agar tetap fokus berlatih," ungkap dia. 

Kondisi itu dibenarkan Sekretaris Jendral PB PASI Tigor Tanjung. Mereka sempat kerepotan dengan pemindahan logistik dari Stadion Madya ke beberapa stadion lain.

SHARE :
CB Blogger

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Detik Tribun. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger